Minggu, 02 Agustus 2026

Kwarran Bukateja Cetak Generasi "Tanggap, Peduli, dan Nasionalis" Melalui Persari, Dianpinru, dan Dianpinsat tahun 2025

 Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan terpadu Perkemahan Satu Hari (Persari) Pramuka Siaga, Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) Pramuka Penggalang, dan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Pramuka Penegak. Tiga kegiatan besar ini digelar serentak pada Sabtu, 1 November 2025, di SMK Negeri 1 Bukateja dengan semangat membentuk generasi “Tanggap, Peduli, dan Nasionalis.” Kegiatan tersebut diikuti oleh total 348 peserta dari berbagai gugus depan se-Kwarran Bukateja. 


Rinciannya terdiri atas 215 peserta dari jenjang Siaga, 87 dari Penggalang, dan 46 dari Penegak. Pelaksanaan kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme para peserta dalam mengasah keterampilan dan memperdalam jiwa kepramukaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Bukateja, Kak Giatno Festisia Gantoro, S.Pd. SD. Dalam sambutannya, Kak Giatno menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.  “Kegiatan gabungan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang berkelanjutan dari tingkat Siaga hingga Penegak. Kami ingin menyiapkan calon pemimpin yang tangguh, berkarakter, serta memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang kuat,” ujar Kak Giatno. Sementara itu, Ketua Panitia Kak Sunarsih, S.Pd. SD. menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang strategis dalam memenuhi tahapan menuju predikat Pramuka Garuda. 

“Persari, Dianpinru, dan Dianpinsat bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi bagian dari pembentukan mental, disiplin, dan tanggung jawab anggota muda agar siap menjadi generasi penerus bangsa,” katanya. Materi kegiatan disusun secara berjenjang dan kontekstual sesuai dengan usia masing masing peserta. 

Untuk Pramuka Siaga, kegiatan difokuskan pada pelatihan kreatif seperti pengetahuan umum, komputer, bakat minat, dan hasta karya. Sementara Pramuka Penggalang mendapat pembekalan kepemimpinan dan kerja sama tim melalui materi pionering, pengetahuan umum, dan dinamika kelompok.  Adapun Pramuka Penegak mendapatkan pembinaan yang lebih kompleks, meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), scouting skills, kepenegakan, penggarudaan, serta dinamika kelompok lanjutan. Melalui kegiatan ini, Kwarran Bukateja menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi muda yang tanggap terhadap perubahan, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

“Kami ingin Pramuka Bukateja menjadi teladan bagi generasi muda di wilayah lain dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan kepemimpinan yang berkarakter,” pungkas Kak Giatno. 

Dengan semangat kebersamaan dan semarak kegiatan tersebut, Kwarran Bukateja optimistis dapat mencetak tunas-tunas bangsa yang siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dukung Estafet Tunas Kelapa, Pramuka Kwarran Bukateja Gelar Aksinya Lewat Donor Darah

  BUKATEJA – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja menggelar aksi bakti sosial donor darah pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiat...