Sabtu, 05 September 2026

Dukung Estafet Tunas Kelapa, Pramuka Kwarran Bukateja Gelar Aksinya Lewat Donor Darah

 



BUKATEJA – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja menggelar aksi bakti sosial donor darah pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan yang bekerja sama dengan UTD PMI Kabupaten Purbalingga ini berjalan dengan lancar dan sukses.


Giat donor darah ini diselenggarakan sebagai aksi pendukung dalam menyambut Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah dan Kwarcab Purbalingga di wilayah Kwarran Bukateja. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pergerakan ETK yang melintasi perbatasan dari Kabupaten Banjarnegara menuju Kabupaten Purbalingga.


Rangkaian kegiatan pendukung ini diawali dengan acara sarasehan pada Jumat, 4 September 2026, yang diikuti oleh sekitar 100 Pramuka Penegak peserta Kemah Bakti dari tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-wilayah Kwarran Bukateja.


Melalui aksi kemanusiaan donor darah dan semangat kebersamaan ini, Gerakan Pramuka Kwarran Bukateja berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan kepedulian serta pasokan darah di wilayah Purbalingga dan sekitarnya. 

 - suprapto -

ETK Kwarran Bukateja: Semangat Kebangsaan Mengiringi Estafet Tunas Kelapa dari Banjarnegara Menuju Purbalingga

 

BUKATEJA, PURBALINGGA — Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah dan Kwarcab Purbalingga di wilayah Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bukateja berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan ETK dari Kabupaten Banjarnegara menuju Kabupaten Purbalingga.

Perjalanan ETK diawali dengan timbang terima dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga yang dilaksanakan di Balai Desa Kembangan pada pukul 09.55 WIB.

Timbang terima dilakukan oleh Wakil Bupati Banjarnegara, H. Wakhid Jumali, Lc. kepada Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Kabupaten Purbalingga H.R Bambang Irawan, S.H., S.Sos., M.M beserta berbagai unsur pemerintahan, instansi pendidikan, kesehatan, TNI, Polri, serta tamu undangan lainnya.

Suasana semakin semarak dengan sambutan tari tarian dari siswa SMP N 2 Bukateja dan tarian Barongsai dari Purbalingga ketika Pasukan Pembawa Tunas Kelapa (Cikal) dari Kwarran Bukateja sebanyak 61 orang dan 62 orang penegak sebagai pasukan pendukung. Pasukan tersebut membawa
tunas kelapa melanjutkan  perjalanan ETK bersama Bupati Purbalingga dan rombongan pengiring yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Rombongan pengiring antara lain terdiri atas PC Aisyiyah, PAC Fatayat, RAPI, PKK, IGTKI, HIMPAUDI, IGRA, Drumband SD Negeri 1 Wirasaba, Drumband MTs Muhammadiyah Bukateja, Drumband MTs NU 5 Bukateja dan Drumband MIMA NU 1 Penaruban serta berbagai unsur lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap Gerakan Pramuka sekaligus semangat gotong royong dalam menyukseskan ETK.

Dari Balai Desa Kembangan, perjalanan ETK melintasi wilayah Kecamatan Bukateja menuju Kecamatan Kejobong. Pasukan Pembawa Cikal tiba di Lapangan Desa Sokanegara, Kecamatan Kejobong dan melaksanakan timbang terima dengan Kwarran Kejobong pada pukul 11.05 WIB.

Prosesi timbang terima di Lapangan Sokanegara dilakukan oleh Camat Bukateja selaku Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Bukateja, Kak Danang Nuswantoro, S.STP., M.Si., kepada Camat Kejobong selaku Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kejobong.

Timbang terima tersebut menjadi simbol estafet semangat Gerakan Pramuka yang terus bergerak dari satu wilayah ke wilayah berikutnya. Kehadiran para anggota Pramuka dan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa ETK bukan sekadar perjalanan membawa Tunas Kelapa, tetapi menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ETK, Kwarran Bukateja turut menunjukkan komitmen untuk terus menghidupkan semangat kepramukaan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah, dunia pendidikan, serta berbagai organisasi dan elemen masyarakat.

Estafet Tunas Kelapa terus berjalan. Semangat Pramuka terus menyala. Dari Bukateja untuk Purbalingga, bersama mengabdi, berkarya, dan menjaga persaudaraan.

 

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bukateja

Humas dan Protokoler

Selasa, 01 September 2026

Bukateja Siap Sambut Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026: Setiap Desa Kerahkan Warga dan Bupati Fahmi Dijadwalkan Ikut Jalan Kaki

 Bukateja, 1 September 2026 — Kecamatan Bukateja menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2026 yang akan melintasi wilayahnya.

Kesiapan tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah 2026 yang berlangsung di Pendopo Wirohutomo Kecamatan Bukateja, Selasa (1/9/2026).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektoral, meliputi Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Purbalingga,
Pemerintah Kecamatan Bukateja, TNI, Polri, Kwartir Cabang Purbalingga, instansi pendidikan, fasilitas kesehatan, perangkat daerah, serta seluruh pemerintah desa se-Kecamatan Bukateja.

Dalam rapat tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen bersama untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kemeriahan pelaksanaan ETK saat melintasi jalur Kecamatan Bukateja.

Salah satu kesepakatan penting yang dihasilkan adalah keterlibatan aktif seluruh desa di Kecamatan Bukateja untuk mengerahkan dan mengajak masyarakat memadati sepanjang rute. Tak hanya itu, rapat juga menyepakati bahwa Bupati Purbalingga, Mas Fahmi, dijadwalkan akan turut serta berjalan kaki bersama rombongan dari lokasi timbang terima di Balai Desa Kembangan hingga ke depan Kantor Kecamatan Bukateja.

Partisipasi langsung dari Mas Bupati serta antusiasme warga desa diharapkan memberikan suntikan semangat bagi para peserta estafet sekaligus menciptakan suasana penuh semarak di sepanjang rute.

Selain mobilisasi massa, koordinasi lintas sektoral juga mematangkan teknis pengamanan, pelayanan kesehatan, dan rekayasa lalu lintas guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kegiatan Estafet Tunas Kelapa ini tidak sekadar menjadi agenda rutinitas kepramukaan, melainkan momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, unsur Forkopimcam, lembaga pendidikan, Gerakan Pramuka, hingga masyarakat tingkat desa.

Dengan dukungan penuh dan gotong royong seluruh elemen, Kecamatan Bukateja siap menyambut serta menyukseskan gelaran Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026.

Minggu, 02 Agustus 2026

Kwarran Bukateja Gelar Visitasi Calon Pramuka Garuda dan Canangkan Gerakan “Aku Bangga Menjadi Pramuka Garuda”

 Suasana penuh semangat tampak menyelimuti halaman SMP Negeri 2 Bukateja pada Rabu pagi (10/12). Ratusan Pramuka muda dari berbagai tingkatan berkumpul untuk mengikuti Visitasi Calon Pramuka Garuda yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Bukateja. Kegiatan istimewa ini sekaligus menjadi momentum pencanangan program “Aku Bangga Menjadi Pramuka Garuda”, sebuah gerakan motivatif untuk mendorong Pramuka muda meraih tingkatan kecakapan tertinggi di dunia kepramukaan.

Sebanyak 347 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari 215 Pramuka Siaga, 87 Pramuka Penggalang, dan 45 Pramuka Penegak. Antusiasme tersebut menjadi bukti kuat bahwa semangat untuk mencapai predikat Pramuka Garuda tumbuh subur di lingkungan Kwarran Bukateja.

Ketua panitia, Kak Sunarsih, S.Pd.SD., mengungkapkan kebanggaannya atas besarnya minat peserta.

“Jumlah peserta yang mencapai 347 orang menunjukkan bahwa semangat untuk menjadi Pramuka Garuda sangat tinggi di Kwarran Bukateja. Kami berharap melalui kegiatan ini lahir tunas-tunas bangsa yang berkarakter dan berprestasi,” ujarnya.

Kegiatan visitasi dilakukan dengan pendampingan langsung dari Tim Pengembang Pramuka Garuda Kwartir Cabang Purbalingga, yang berperan sebagai penguji utama. Hal ini memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai standar yang berlaku dalam pencapaian Pramuka Garuda.

Para calon Pramuka Garuda diuji dalam berbagai aspek penting, mulai dari pemeriksaan seragam dan kelengkapan atribut, praktik keterampilan seperti mengoperasikan perangkat komputer, hingga sesi wawancara mendalam terkait hasta karya yang telah mereka buat. Setiap tahapan dirancang untuk menilai kesiapan mental, pengetahuan, dan keterampilan peserta secara menyeluruh.

Momentum Puncak: Pencanangan “Aku Bangga Menjadi Pramuka Garuda”

Puncak kegiatan ditandai dengan deklarasi bersama dalam Pencanangan Aku Bangga Menjadi Pramuka Garuda. Seruan ini menggema dengan penuh khidmat, menjadi simbol komitmen para peserta untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, mandiri, peduli, dan bertanggung jawab.

Pencanangan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga penegasan identitas bahwa Pramuka Garuda bukan sekadar tingkatan, melainkan teladan bagi generasi muda di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Lewat kegiatan visitasi dan pencanangan ini, Kwarran Bukateja menaruh harapan besar agar kualitas Pramuka muda semakin meningkat. Mereka diharapkan mampu menjadi pionir dalam pembangunan karakter, terutama di Kabupaten Purbalingga yang terus berupaya memperkuat pendidikan berkarakter melalui Gerakan Pramuka.

Dengan semangat yang ditunjukkan para peserta, masa depan gerakan kepramukaan di Bukateja diyakini akan semakin cerah—melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berjiwa kepemimpinan dan siap berkontribusi bagi negeri. 

Kwarran Bukateja Cetak Generasi “Tanggap, Peduli, dan Nasionalis”

 Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja sukses menggelar tiga kegiatan pembinaan anggota muda sekaligus. Yaitu Perkemahan Satu Hari (Persari) Pramuka Siaga, Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) Pramuka Penggalang, dan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Pramuka Penegak. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 1 November 2025, bertempat di SMK Negeri 1 Bukateja. Kegiatan ini mengusung tema “Membentuk Generasi yang Tanggap, Peduli, dan Nasionalis”.

Ada 348 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan anggota Pramuka golongan Siaga, Penggalang dan Penegak utusan gugus depan se-Kwarran Bukateja yang terdiri dari 215 Pramuka Siaga (Persari), 87 Pramuka Penggalang (Dianpinru), dan 46 Pramuka Penegak (Dianpinsat).

Dalam sambutannya, ketua Kwarran Bukateja Kak Giatno Festisia Gantoro menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.

Komitmen Kwarran Bukateja

“Kegiatan gabungan ini adalah wujud nyata komitmen Kwarran Bukateja untuk melakukan pembinaan yang terpadu dan berkelanjutan dari tingkat Siaga hingga Penegak. Kami berharap, melalui kegiatan ini, lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu meningkatkan kemampuan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan, serta memupuk rasa persatuan dan kesatuan di antara mereka.” Ujar Kak Giatno Festisia Gantoro saat membuka kegiatan.

Ketua panitia kegiatan, Kak Sunarsih menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai salah satu syarat dalam tahapan penting syarat Pramuka Garuda. Ia menyampaikan bahwa sudah ada penyesuaian materi dengan setiap jenjang golongan anggota Pramuka untuk mengoptimalkan potensi masing-masing golongan.

“Peserta Persari (Siaga) mengikuti latihan bersama dengan materi yang mengasah kreativitas dan pengetahuan dasar, seperti Pengetahuan Umum, Komputer, Bakat Minat, dan Hasta Karya. Sedangkan Penggalang SMP/MTs mengikuti kegiatan Gladian Pemimpin Regu dengan materi tentang Pionering, Pengetahuan Umum dan Kepramukaan, serta Dinamika Kelompok.” Ucapnya.

Sementara anggota Pramuka Penegak mengikuti kegiatan Gladian Pemimpin Satuan. Mereka mendapatkan materi yang tentang PBB (Peraturan Baris Berbaris), Scouting Skills, Kepenegakan, Penggarudaan, dan Dinamika Kelompok.

Kwarran Bukateja berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang berkualitas guna melahirkan tunas-tunas bangsa yang berkarakter kuat, tanggap terhadap lingkungan sekitar, peduli terhadap sesama, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. (upik Aimanah)

Kwarran Bukateja Cetak Generasi "Tanggap, Peduli, dan Nasionalis" Melalui Persari, Dianpinru, dan Dianpinsat tahun 2025

 Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan terpadu Perkemahan Satu Hari (Persari) Pramuka Siaga, Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) Pramuka Penggalang, dan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Pramuka Penegak. Tiga kegiatan besar ini digelar serentak pada Sabtu, 1 November 2025, di SMK Negeri 1 Bukateja dengan semangat membentuk generasi “Tanggap, Peduli, dan Nasionalis.” Kegiatan tersebut diikuti oleh total 348 peserta dari berbagai gugus depan se-Kwarran Bukateja. 


Rinciannya terdiri atas 215 peserta dari jenjang Siaga, 87 dari Penggalang, dan 46 dari Penegak. Pelaksanaan kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme para peserta dalam mengasah keterampilan dan memperdalam jiwa kepramukaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Bukateja, Kak Giatno Festisia Gantoro, S.Pd. SD. Dalam sambutannya, Kak Giatno menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.  “Kegiatan gabungan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang berkelanjutan dari tingkat Siaga hingga Penegak. Kami ingin menyiapkan calon pemimpin yang tangguh, berkarakter, serta memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang kuat,” ujar Kak Giatno. Sementara itu, Ketua Panitia Kak Sunarsih, S.Pd. SD. menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang strategis dalam memenuhi tahapan menuju predikat Pramuka Garuda. 

“Persari, Dianpinru, dan Dianpinsat bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi bagian dari pembentukan mental, disiplin, dan tanggung jawab anggota muda agar siap menjadi generasi penerus bangsa,” katanya. Materi kegiatan disusun secara berjenjang dan kontekstual sesuai dengan usia masing masing peserta. 

Untuk Pramuka Siaga, kegiatan difokuskan pada pelatihan kreatif seperti pengetahuan umum, komputer, bakat minat, dan hasta karya. Sementara Pramuka Penggalang mendapat pembekalan kepemimpinan dan kerja sama tim melalui materi pionering, pengetahuan umum, dan dinamika kelompok.  Adapun Pramuka Penegak mendapatkan pembinaan yang lebih kompleks, meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), scouting skills, kepenegakan, penggarudaan, serta dinamika kelompok lanjutan. Melalui kegiatan ini, Kwarran Bukateja menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi muda yang tanggap terhadap perubahan, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

“Kami ingin Pramuka Bukateja menjadi teladan bagi generasi muda di wilayah lain dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan kepemimpinan yang berkarakter,” pungkas Kak Giatno. 

Dengan semangat kebersamaan dan semarak kegiatan tersebut, Kwarran Bukateja optimistis dapat mencetak tunas-tunas bangsa yang siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.


1.512 Anggota Pramuka Ikuti Jambore Ranting Kwarran Bukateja Tahun 2025

 Dengan mengusung tema “Cerdas, Berkarakter, Berkarya” Kwartir Ranting (Kwarran) Bukateja sukses menggelar Jambore Ranting (Jamran)  pada 13–15 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kembangan, Bukateja dengan diikuti oleh 1.512 anggota Pramuka. Mereka terdiri dari peserta Pramuka Penggalang dan pembina pendamping dari 52 pangkalan SD/MI dan 11 pangkalan SMP / MTs.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai macam kegiatan. Seperti giat umum (upacara, kerokhanian, olahraga, bumbung kemanusiaan), giat keterampilan penggalang seni budaya dan Pendidikan (permainan penggalang, pentas budaya, diskusi interaktif). Ada juga giat prestasi pioneering, makanan dan tata hidang non beras, pentas budaya, PBB, hafalan juz amma, adventure scout, vlog.

Berbagai kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, serta kerja sama tim. Selain itu, kegiatan wawasan ini berguna untuk memperluas pengetahuan peserta di berbagai bidang, seperti kebencanaan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi informasi.

Ketua Pelaksana Jamran Bukateja 2025, Kak Purwono, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat luar biasa dari seluruh peserta.

“Antusias peserta sangat tinggi, sehingga dengan banyaknya kegiatan dan kondisi cuaca yang mendung tetap tidak mematahkan semangat para peserta,” ujarnya.

Jambore ini menjadi wadah pembinaan karakter dan ajang silaturahmi bagi Pramuka Penggalang di wilayah Bukateja. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif, peserta tidak hanya dilatih untuk cerdas dan mandiri, tetapi juga berkarakter kuat serta mampu berkarya nyata di lingkungan masing-masing.

Dukung Estafet Tunas Kelapa, Pramuka Kwarran Bukateja Gelar Aksinya Lewat Donor Darah

  BUKATEJA – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja menggelar aksi bakti sosial donor darah pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiat...